Lembaga Penelitian
Dibuat: 2009-06-02 , dengan 1 file(s).
Keywords: PATI PISANG, PLASTICIZER, SINTESIS PELASTIK
Subject: PLASTIK
Call Number: 668.4 Dar s c.1
RINGKASAN
Plastik biodegradabel atau bioplastik merupakan plastik yang terbuat dari
cumber yang dapat diperbarui yaitu dari senyawa—senyawa dalam tanaman misalnya pati, selulosa, dan lignin, serta pada hewan seperti kasein, protein dan lipid. Bioplastik mempunyai keunggulan karena sifatnya yang dapat terurai secara biologis (biodegradable), sehingga tidak mencemari lingkungan.
Penggunaan pati sebagai bahan utama pembuatan bioplastik karena terdapat berbagai tanaman penghasil pati di Indonesia, antara lain adalah pisang.
Untuk memperoleh bioplastik, pati ditambahkan dengan plasticizer (gliserol dan lainnya) sehingga diperoleh plastik yang lebih kuat, fleksibel dan licin. Salah satu cara untuk mengatasi kekurangan bioplastik (rendahnya modulus elastisitas dan bersifat hidrofilik) adalah melalui pencampuran pati dengan polimer alam, seperti selulosa, khitosan, protein dan jenis biopolimer lainnya.
Tujuan dari penelitian ini yaitu memanfaatkan pati pisang dan gelatin sebagai bahan pembuat plastik biodegradabel pengganti plastik sintetis dan mengetahui pengaruh temperatur gelatinisasi dan formulasi pati—gelatin terhadap sifat mekanik dan ketahanan air bahan bioplastik.
Dalam penelitian ini dilakukan studi mengenai pembuatan bioplastik campuran pati pisang, gelatin (protein) dan gliserol sebagai plasticizer dengan melakukan variasi temperatur gelatinisasi yaitu pada T = 70, 80, 90, dan 100°C serta variasi perbandingan rasio berat antara pati dan gelatin yaitu 6:4, 7:3, 8:2, 9:1 dan 10:0
(m/m) Hasil yang diperoleh berupa lembaran tipis plastik (film plastic) yang diuji
kekuatannya dan ketahanannya terhadap air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gelatin dalam formulasi bioplastik tidak mempengaruhi kekuatan tarik dan persen perpanjangan bioplastik, sehingga disarankan untuk mengganti gelatin dengan bahan lain pada penelitian selanjutnya. Sedangkan, uji ketahanan air menunjukkan bahwa penambahan gelatin sampai dengan 10% dari total bahan akan meningkatkan ketahanan bioplastik terhadap air.
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
sumber : http://digilib.unila.ac.id/go.php?id=laptunilapp-gdl-res-2009-yulidarnis-1677 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar